6 Strategi Affiliate Marketing untuk Mendapatkan Untung Besar

Makin populernya affiliate marketing sebagai salah satu usaha sampinganjuga berarti makin ketatnya persaingan dalam bisnis ini. Oleh karena itu, Anda perlu menguasai strategi affiliate marketing yang ampuh berikut ini untuk bisa memenangkan persaingan.

Manfaatkan Daftar Affiliate Network

Tidak semua merchant memiliki program afiliasi sendiri karena keterbatasan sumber daya maupun kredibilitasnya yang belum cukup dikenal. Beruntung, ada situs-situs yang mengumpulkan data-data merchant yang memiliki program affiliate marketing dalam satu platform yang disebut affiliate network.

Berikut ini beberapa situs yang membuat daftar affiliate network.

No. Situs Merchant/Niche Laman
1. Clickbank e-Book, layanan digital, kesehatan, software, dan lain-lain. https://www.clickbank.com  
2. JVZOO Produk digital https://www.jvzoo.com
3. Shareasale Ratusan merchant populer dari berbagai jenis niche https://www.shareasale.com
4. OGADs Mobile content https://www.ogads.com
5. BizProfits Kesehatan dan kecantikan https://www.bizprofits.com

Selanjutnya, Anda bisa memanfaatkan daftar affiliate network tersebut untuk membuat daftar merchant dengan niche dankategori produk sesuai kebutuhan. Tentu saja, lengkap dengan besaran komisinya sebagai pertimbangan dalam memilih program afiliasi yang paling menguntungkan.

No. Merchant Produk Komisi Laman
1. Amazon Toko serba ada 1%-10% https://affiliate-program.amazon.com/
2. Lazada Toko serba ada 1%-10% https://www.lazada.co.id/laaa;/lazada-affiliate-program/
3. eBay Lelang dan penjualan produk 50%-70% https://epn.ebay.com/login
4. Agoda Jasa booking hotel 55% https://partners.agoda.com/
5. Blibli Toko serba ada 1%-10% https://affiliate.blibli.com/affiliates/
6. Ratakan Produk digital Sampai 70% https://www.ratakan.com/afiliasi/
7. Tiket.com Booking hotel dan pesawat Sampai 60% dari profit https://www.tiket.com/affiliate
8. Orami Produk bayi & anak 5% https://www.orami.co.id/affiliate-program
9. Zalora Fesyen 5% https://www.zalora.co.id/partner/
10. Qwords Web hosting Bervariasi https://www.qwords.com/afiliasi
11. TipsHamil.com Produk kehamilan Rp50.000,00 https://tipshamil.com/affiliasi.php

Buat Review tentang Produk Affiliate Tersebut (Artikel dan Video)

Dalam strategi affiliate marketing, membuat review produk merupakan cara promosi yang paling banyak dilakukan dan terbukti efektif mendatangkan pemasukan. Buat review tentang produk affiliate tersebut (artikel dan video) dengan menyertakantautan (link) atau banner iklan.

Perhatikan beberapa hal berikut agar konten review Anda menarik.

a.       Kenali Produk

Hal pertama yang perlu dikuasai untuk membuat review yang menarik adalah pengenalan terhadap produk. Jangan sampai Anda memberikan informasi yang tidak sesuai karena akan menurunkan tingkat kepercayaan calon konsumen dan memperkecil kemungkinan orang membeli melalui tautanAnda.

b.      Pahami Kebutuhan Calon Pembeli

Untuk membuat konten yang tepat sasaran, pahami kebutuhan calon pembeli. Manfaatkan media sosial dan forum-forum online untuk mengetahui pertanyaan yang sering muncul mengenai produk terkait. Review yang Anda buat harus bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.

c.       Buat Review Personal

Anda bisa saja membuat review hanya berdasarkan informasi produk tanpa menggunakannya sendiri. Namun, hasilnya pasti tidak jauh berbeda dengan review-review yang dibuat orang lain untuk produk yang sama sehingga tidak memiliki nilai lebih.

Agar lebih menarik, buatlah konten yang berisi pengalaman Anda ketika menggunakan produk tersebut, disertai gambar berkualitas tinggi dan infografik sederhana. Review personal ini bersifat unik serta memiliki nilai plus yang tidak dimiliki konten lain sehingga jauh lebih menarik bagi calon konsumen.

d.      Aplikasikan SEO

Agar mendatangkan viewer yang tinggi, konten yang menarik perlu didukung SEO yang optimal. Gunakan kata kunci yang banyak dicari terkait produk tersebut dengan cara melakukan riset keyword. Lalu,buatlah review sesuai kaidah SEO sehingga artikel muncul di halaman pertama hasil pencarian.

Sesuaikan Niche dengan Blog/Hobi

Niche adalah pasar spesifik yang akan menjadi target atau sekelompok orang yang Anda yakini akan tertarik dengan produk yang dipromosikan. Dengan menentukan niche, Anda bisa menentukan produk afiliasi yang akan dijual.

Mengikuti terlalu banyak program afiliasi kurang menguntungkan karena Anda menjadi tidak fokus dalam menjalankannya. Anda harus menentukan niche yang paling tepat dengan menjawab pertanyaan berikut ini.

  • Tema apa yang paling Anda sukai?
  • Apakah Anda bisa mendapatkan uang dari niche tersebut?
  • Topik apa yang bisa membuat Anda tertarik menulis 25–100 blogpost? Hal ini perlu agar Anda tidak bosan membuat konten seputar topik tersebut dan meningkatkan kepercayaan para pembaca.
  • Apakah ada program afiliasi yang tersedia untuk niche tersebut?

Berkonsentrasi pada satu niche adalah strategi penting untuk membangun kepercayaan calon pembeli. Fokus pada satu niche secara tidak langsung akan membuat orang percaya bahwa Anda ahli di bidang tersebut sehingga meningkatkan kepercayaan calon pembeli.

Sesuaikan niche dengan blog/hobi dan pilihlah satu atau beberapa produk yang termasuk dalam niche tersebut. Sebagai contoh, jika niche blog Anda adalah fesyen, pilihlah program afiliasi dari produsen fesyen juga.

Hobi akan membuat Anda memiliki banyak pengetahuan dan pengalaman di bidang tertentu sehingga bisa membuat konten yang lebih berbobot. Selain itu, memilih niche yang sesuai dengan hobi atau passion akan membuat Anda lebih bersemangat menjalankan pekerjaan.

Bangun List Building

List building adalah langkah awal untuk melakukan e-mail marketing dengan cara mengumpulkan data kontak calon pelanggan,minimal nama dan alamat e-mail (atau bisa ditambah alamat, nomor HP, dan sebagainya). Setelah itu, Anda bisa melakukan promosi dan follow-up melalui e-mail secara otomatis.

Buat Iklan di Social Media

Setelah membuat artikel atau video review, Anda perlu mendapatkan traffic ke website, blog, atau channel Youtube. Salah satu caranya, buat iklan di socmed untuk mempromosikan blog Anda, bisa melalui Facebook, Twitter, Instagram, Pinterest, atau lainnya sesuai niche yang dipilih.

Memanfaatkan media sosial untuk membangun audiens adalah salah satu cara termudah dan banyak digunakan para affiliate marketer. Media sosial sangat efektif karena lebih memungkinkan terjadinya interaksi dan engagement yang tinggi sehingga Anda lebih mudah meningkatkan traffic ke website/blog.

Perhatikan Copywriting

Sebagai affiliate marketer, Anda memang wajib menyertakan affiliate link atau iklan banner afiliasi di situs yang dikelola. Namun, cara ini bukan cara yang paling efektif untuk meningkatkan hubungan dengan audiens dan mendapatkan penghasilan.

Agar pembaca tertarik mengeklik tautan atau banner, perhatikan copywriting yang Anda buat. Sebaik apa pun iklan dan media atau tools-nya, konversi tidak akan terjadi tanpa copywriting yang menarik. Gunakan kata-kata seperti: sale, diskon, x% off, segera, dan sejenisnya.

Dikutip dari www.copyblogger.com, ada lima strategi membuat copywriting yang menarik, yaitu sebagai berikut.

1.      Endorsement

Endorsement yang efektif adalah yang dibuat berdasarkan pengalaman nyata dalam menggunakan produk atau layanan. Ceritakan bagaimana produk tersebut bisa mengubah hidup menjadi lebih baik sehingga layak direkomendasikan.

2.      Ulasan

Nada dan struktur tulisan ulasan berbeda dengan endorsement, meskipun pada akhirnya Anda harus menyisipkan endorsement juga. Ulasan bersifat lebih detail dalam memaparkan informasi-informasi penting terkait produk yang perlu diketahui konsumen, bukan hanya pada manfaatnya saja. 

3.      Tutorial

Sebuah produk, dari jenis apa pun itu, barulah akan bermanfaat jika sudah digunakan. Oleh karena itu, konten tutorial yang berisi petunjuk cara menggunakan sebuah produk secara detail langkah demi langkah sangat diminati dan memberikan prospek lebih baik untuk menghasilkan transaksi.

4.      Bonus

Cara lain agar copywriting yang Anda buat makin menggoda adalah dengan memberikan bonus. Cara ini cukup efektif digunakan untuk program affiliate marketing dengan jenis pay per click atau ketika sebuah merchant besar merilis produk baru.

5.      Artikel

Agar artikel yang digunakan pada affiliate marketing menarik untuk dibaca, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

  • Buatlah judul yang kaya akan kata kunci yang menarik;
  • Memancing komen positif;
  • Meng-endorse sebuah produk sambil menyertakan affiliate link;
  • Mampu mendatangkan komisi bulanan secara kontinyu;
  • Cantumkan call to action agar pengunjung mau mengeklik tautan atau banner.

Demikianlah enam strategi affiliate marketing yang bisa Anda praktikkan untuk membuka peluang mendapatkan penghasilan sampingan. Jika strategi ini dijalankan secara serius dan terus-menerus, meraih untung besar dari program afiliasi bukanlah hal yang mustahil.

Berikut Niche Affiliate Marketing yang Perlu diketahui

Niche adalah target pasar yang sangat spesifik sehingga sangat menentukan seberapa besar pendapatan yang akan Anda peroleh. Oleh karena itu, sebelum memulai bisnis ini, Anda harus mempelajari cara menentukan niche yang paling tepat dan apa saja niche affiliate marketing yang paling menguntungkan.

Cara Menentukan Niche Affiliate Marketing yang Paling Tepat

Sebagai seorang marketer, Anda harus mempromosikan produk milik vendor. Namun, segencar apa pun berpromosi, hasil yang didapatkan tidak akan sebanding jika Anda salah dalam menentukan target pasar alias niche-nya. Untuk menentukan niche yang tepat, perhatikan tiga hal berikut ini.

1.      Pilih Niche yang Sesuai Hobi

Ketika memutuskan berbisnis, kebanyakan orang akan memilih untuk mengikuti tren yang sedang digemari saat itu dengan asumsi akan banyak konsumen yang tertarik. Hal ini tidak sepenuhnya salah, tetapi Anda harus belajar dari nol, sementara orang lain sudah beberapa langkah di depan.

Memilih pekerjaan yang sesuai dengan bakat, minat, atau hobi adalah hal yang sangat disarankan, begitu juga dalam menentukan niche affiliate marketing. Jangan ragu memilih niche yang mungkin tidak populer, asalkan Anda yakin bahwa niche tersebut memiliki pasar sendiri.

Ada banyak keuntungan jika Anda memilih niche yang sesuai hobi, yaitu:

  • Anda akan lebih mudah memahami calon konsumen,
  • memiliki pengalaman dan pengetahuan lebih di bidang tersebut sehingga bisa membuat materi promosi (misalnya artikel atau konten video) yang lebih berbobot dan menarik, dan
  • pekerjaan sebagai affiliate akan terasa menyenangkan dan Anda akan menjalankannya dengan bersemangat.

2.      Cari Niche yang Mudah Dikembangkan

Niche yang sangat spesifik kadang memang kurang menguntungkan, jadi pilihlah niche yang bisa dikembangkan. Sebagai contoh, jika memilih niche “fesyen untuk muslimah aktif”, Anda bisa mengembangkannya menjadi busana kerja muslimah, pakaian mahasiswa muslimah, dan sebagainya.

Kemampuan melihat celah untuk mengembangkan niche ini juga sangat baik bagi kelangsungan bisnis affiliate marketing, karena Anda akan selalu menemukan pasar baru. Hal itu juga berarti potensi pemasukan yang tidak akan pernah habis.

3.      Lakukan Riset Pasar

Melakukan riset kecil-kecilan sangat berguna agar Anda tidak salah memilih niche. Anda bisa mencari tahu dari media sosial, forum-forum online, dan sumber lain untuk mengetahui produk apa yang paling banyak dicari atau memiliki peluang besar mendatangkan keuntungan.

4.      Gali Ide Sebanyak Mungkin

Setelah menentukan niche yang akan dipilih, carilah ide untuk mengembangkannya dengan membaca buku atau informasi-informasi di internet yang berhubungan dengan niche tersebut. Pelajari juga para pesaing Anda dan buatlah rencana mengenai cara yang dilakukan untuk memenangkan persaingan.

Yang tidak kalah penting, pastikan Anda siap merealisasikan ide tersebut. Banyak affiliate marketer yang gagal dalam bisnisnya karena malas untuk mengembangkannya atau tergoda oleh tren sehingga meninggalkan apa yang sudah dirintisnya dan memulai lagi dari nol dengan niche lain.

10 Niche Affiliate Marketing yang Paling Menguntungkan

Bisnis affiliate marketing bukan saja sedang menjadi tren di Indonesia, tetapi juga di dunia. Dikutip dari beberapa sumber, berikut ini sepuluh niche affiliate marketing terbaik yang paling berpotensi mendatangkan keuntungan.

10 niche affiliate marketing yang menguntungkan
10 Niche Affiliate Marketing yang Menguntungkan

1.      Kecantikan

Inilah niche yang paling menguntungkan dan tidak pernah lekang dimakan zaman. Produk-produk mulai dari makeup, krim anti penuaan, hingga produk rambut dan segala hal yang berhubungan dengan kecantikan selalu memiliki pasar yang besar.

Beberapa jenis produk kecantikan yang paling banyak diminati di antaranya produk kecantikan Korea, lipstick cair, highlighter, jelly makeup, multifunction makeup, multitasking foundation, dan glossy products, seperti lip gloss, luminizer, serta eye and cheek gloss.

2.      Kesehatan

Dalam dunia industri, produk-produk kesehatan termasuk dalam tiga produk paling menguntungkan di seluruh dunia. Informasi seputar kesehatan di internet sangat banyak dibaca bukan saja oleh orang-orang yang peduli pada kesehatan, tetapi hampir semua orang.

Tema kesehatan yang banyak dicari adalah diet, pola makan sehat, tips kebugaran untuk pria dan wanita, dan berbagai suplemen untuk pencernaan, selulit, hingga rambut rontok. Tips dan tutorial yang berhubungan dengan kesehatan selalu menjadi trending di media sosial seperti Twitter dan Instagram.

Niche kesehatan sangat menarik karena orang yang peduli kesehatan akan selalu ada, tidak terbatas pada gender, dan orang akan rela mengeluarkan uang cukup besar demi mendapatkan tubuh yang sehat. Hal ini berarti potensi keuntungan yang bisa Anda dapatkan nyaris tanpa batas.

3.      Hobi

Setiap orang memiliki hobi sehingga Anda akan menemukan pasar yang sangat luas jika memilih niche ini untuk bisnis afiliasi Anda. Beberapa niche hobi yang banyak diminati adalah benda seni dan kerajinan, berkebun, dan video atau buku tutorial aktivitas do-it-yourself (DIY).

4.      Hewan Peliharaan

Cobalah mengamati video yang beredar di Instagram, Facebook, dan YouTube. Anda akan menemukan banyak sekali konten yang memperlihatkan seberapa besar orang menyukai binatang peliharaan. Bisa dibilang, tidak ada hari tanpa video baru tentang kucing atau anjing lucu yang beredar di internet.

Banyak orang yang memperlakukan hewan peliharaan layaknya anggota keluarga. Mereka rela merogoh kocek cukup dalam untuk membelikan hewan piaraan produk-produk perawatan, mulai dari makanan, kandang, suplemen, obat, mainan, tempat tidur, hingga aksesori dan merchandise.

5.      Fesyen

Industri fesyen tak pernah berhenti berinovasi menghasilkan produk-produk baru yang segera menjadi tren dunia. Industri ini akan selalu mendominasi karena orang sangat mudah tergoda pada pakaian dan perlengkapan terbaru dan paling banyak digandrungi di pasar.

6.      Finansial

Uang selalu menjadi tema menarik bagi siapa pun. Tak heran jika finansial menjadi salah satu dari sepuluh niche affiliate marketing yang paling banyak dipilih. Siapa pun ingin mencari cara menjadi kaya dan hampir semua orang kini mencari peluang tersebut di internet.

Konsep “kaya dengan cepat” dan “bekerja dari rumah” menjadi sangat populer dan membuat orang berlomba-lomba mencari celah mendapatkan penghasilan secara online. Beberapa topik populer dalam niche ini adalah cara mendapatkan uang dari blog dan bisnis online dari dari rumah.

7.      Gadget

Produk-produk gadget terbaru dengan segala inovasinya hadir dengan begitu cepat. Para produsen pun selalu mencari cara untuk menghadirkan desain dan teknologi yang memenuhi selera pasar, seperti tampilan yang mewah dan berkelas, kamera canggih, speaker Bluetooth, drone, dan banyak lainnya.

8.      Komputer dan Teknologi Informasi

Keterampilan dan pengetahuan lebih di bidang komputer dan teknologi informasi juga ternyata merupakan salah satu niche yang menarik untuk digarap oleh para affiliate marketer. Produk-produk berupa barang maupun jasa pelatihansertifikasi komputer dan IT cukup banyak diminati.

9.      Perlengkapan Aktivitas Outdoor

Melakukan aktivitas di luar ruangan (outdoor) menjadi salah satu cara untuk menyegarkan kembali tubuh maupun pikiran setelah didera rutinitas melelahkan sehari-hari. Dengan begitu, produk aktivitas outdoor seperti perlengkapan camping, mendaki gunung, atau berselancar sangat banyak peminatnya.

10.  Investasi

Salah satu cara terbaik untuk memperbaiki kondisi keuangan adalah berinvestasi. Beberapa alternatif cara berinvestasi yang banyak dicari adalah investasi di bidang properti dan saham. Di luar negeri, niche affiliate marketing yang satu ini banyak dipilih karena potensi pemasukannya cukup tinggi. Menentukan niche affiliate marketing perlu dilakukan secara hati-hati dan cermat. Jangan mengambil keputusan terlalu cepat agar Anda benar-benar menemukan niche yang akan membuat bisnis berjalan lancar dan memberikan hasil sesuai ekspektasi.

Mengenal Jenis Jenis Affiliate Marketing Beserta Kekurangan dan Kelebihannya

Sebagai salah satu bentuk internet marketing yang paling populer, Anda pasti sudah tidak asing dengan istilah affiliate marketing. Namun, sudahkah Anda tahu tentang jenis jenis afilliate marketing? Pengetahuan tentang hal ini penting bagi Anda yang tertarik untuk ikut terjun di dalam bisnis ini.

Mengapa Anda Harus Tahu Jenis-Jenis Affiliate Marketing?

Secara definisi, program affiliate marketingadalah suatu program pemasaran secara online dengan melibatkan tiga pihak yang melakukan kerja sama (berafiliasi) dengan aturan tertentu. Ketiga pihak tersebut adalah vendor, merchant (pengelola atau pemilik marketplace), dan affiliate marketer.

Dengan sistem dan cara kerja mudah serta sistem pembayaran yang teratur, wajar saja jika bisnis affiliate marketing makin banyak diincar orang. Bahkan, bisnis afiliasi kini bukan lagi sekadar menjadi sumber penghasilan tambahan, melainkan menjadi sumber pendapatan utama.

Meskipun sederhana, ternyata program affiliate marketing memiliki beberapa jenis dengan sistem kerja masing-masing. Lalu, mengapa Anda perlu mengenal jenis jenis affiliate marketing? Setidaknya, ada tiga alasan, yaitu:

  • membuka peta pemikiran mengenai seluk-beluk berbisnis melalui internet, terutama di bidang afiliasi;
  • memahami kelebihan dan kekurangan setiap jenis program afiliasi; dan
  • agar Anda dapat memutuskan jenis program afiliasi yang paling menguntungkan sesuai keinginan dan kemampuan yang dimiliki.

Jenis-Jenis Affiliate Marketing Berdasarkan Sistem Pembayaran

Selama ini, kebanyakan orang mengira bahwa affiliate marketing hanya terbatas pada program pay per sale (PPS), yaitu marketer akan mendapat komisi jika ada orang yang membeli melalui tautan afiliasinya. Pada kenyataannya, ada enam jenis affiliate marketing, yaitu sebagai berikut.

1.       Pay Per Click (PPC)

Program Pay per Click (PPC) adalah jenis affiliate marketing yang paling populer. Pada jenis ini, pihak vendor (produsen atau penjual) akan membayar komisi kepada afiliasi mereka untuk setiap klik iklan atau tautan yang terjadi.

Jenis ini paling disukai para marketer karena mereka akan menerima komisi setiap kali ada pengunjung website/blog yang mengeklik iklan banner atau text link yang mereka pasang atau cantumkan dalam artikel promosi. Komisi akan tetap diterima meskipun tidak terjadi transaksi pembelian produk.

Kelebihan:

  • Anda sebagai marketer tidak perlu melakukan follow-up kepada calon pembeli dan
  • Tugas Anda hanyalah mendatangkan pengunjung website sebanyak mungkin.

Kekurangan:

  • Pendaftaran relatif sulit karena salah satu syaratnya adalah Anda harus memiliki pengunjung web yang cukup banyak.
  • Komisi yang diterima cukup kecil, yaitu hanya berkisar antara Rp500,00 hingga Rp1.000,00 per klik atau tidak lebih dari $1 untuk vendor/merchant dari luar negeri.
  • Anda bisa terkena bannet atau pemutusan hubungan jika terbukti melanggar aturan main.

2.      Pay per Performance (PPP)

Program Pay per Performance (PPP) adalah jenis affiliate marketing yang menjadi favorit para vendor. Alasannya, jenis ini paling menguntungkan bagi penjual karena mereka hanya harus membayar peserta afiliasi jika terjadi konversi dalam proses pemasarannya.

Bagi para anggota afiliasi, jenis ini juga cukup disukai karena komisinya cukup tinggi, lebih besar dibandingkan sistem PPC, yaitu berkisar antara 15% hingga 30% dari penjualan yang dihasilkan. Pendaftarannya pun relatif lebih mudah tanpa syarat yang memberatkan.

3.      Pay per Sale (PPS)

Model Pay per Sale (PPS) merupakan bentuk pertama dari PPP. Pada sistem ini, pihak vendor akan membayar marketer setiap kali ada pengunjung yang diarahkan ke website milik vendor dan kemudian melakukan transaksi dengan membeli produk atau menggunakan layanan yang ditawarkan.

Bisa dikatakan, di antara jenis lainnya, program PPS merupakan yang tersulit. Anda harus mulai bekerja sejak awal, mulai dari mendatangkan pengunjung tertaget, “merayunya” agar melakukan aksi, lalu melakukan follow-up si calon pembeli agar mau membeli produk.  

Untuk sistem pembayarannya, terdapat dua cara yang biasa diterapkan para vendor. Cara pertama adalah dengan menerapkan perhitungan komisi tetap dan cara kedua dengan sistem perhitungan progresif. Baik tetap maupun progresif, besarnya komisi PPS biasanya jauh lebih besar daripada PPC.

Kelebihan:

  • Pendaftaran sangat mudah dan kebanyakan tidak dipungut biaya.
  • Komisinya cukup besar, yaitu antara 30% sampai dengan 70% dari hasil penjualan.

Kekurangan Program PPS:

  • Anda harus memiliki keahlian membuat copywriting agar bisa menarik minat orang untuk melakukan aksi.
  • Anda harus bisa mendatangkan pengunjung website yang banyak dan tertarget, yaitu orang-orang tertentu yang memang tertarik pada niche yang dipilih.
  • Anda harus melakukan follow-up agar pengunjung website yang sudah mengeklik iklan atau tautan mau melanjutkan aksinya dengan membeli produk yang dipromosikan.

4.      Pay per Lead (PPL)

Bentuk kedua dari PPP adalah Pay per Lead (PPL) yang pada umumnya digunakan para perusahaan asuransi, keuangan, MLM, dan perusahaan yang sedang tumbuh sehingga sangat mengandalkan jumlah anggota. Program PPL dipercaya dapat meningkatkan jumlah anggota secara cepat.

Vendor akan membayar affiliate marketer jika pengunjung yang diarahkan ke website vendor mau mengisi form aplikasi, mengunduh, atau aksi lain yang berhubungan dengan bisnis perusahaan. Perlu diingat, Anda hanya akan dibayar jika orang tersebut memenuhi kualifikasi dari merchant atau vendor.

Program ini juga dikenal dengan nama Cost per Action (CPA). Besarnya komisi yang diterima tidak saja dipengaruhi jumlah orangnya, tetapi juga tergantung jenis aksi yang harus dilakukan. Makin lengkap aksi yang diminta, komisinya pun makin besar.

Kelebihan:

  • Pendaftarannya sangat mudah.
  • Anda tidak perlu melakukan follow-up.

Kekurangan:

  • Diperlukan keahlian membuat copywriting sehingga pengunjung website tertarik untuk mengeklik banner atau tautan yang Anda sertakan.
  • Anda harus bekerja ekstra keras untuk mendatangkan pengunjung tertarget sebanyak-banyaknya.

5.      Paid to Click (PTC)

Dibandingkan jenis lainnya, pogram PTC ini merupakan sistem affiliate marketing yang paling mudah. Bagaimana tidak, pada program ini, Anda akan menerima komisi hanya dengan mengeklik iklan yang Anda pasang sendiri. Lo, kok bisa?

Banyak perusahaan yang ingin website-nya tampil di halaman pertama Google yang dipengaruhi oleh banyak-sedikitnya kunjungan ke website tersebut. Mengeklik iklan milik sendiri juga akan ikut menaikkan peringkat sehingga website bisa tampil di halaman pertama hasil pencarian.

Kelebihan:

  • Pendaftaran sangat mudah dan gratis.
  • Anda tidak perlu memiliki website atau blog sendiri.
  • Sangat mudah mendapatkan komisi.

Kekurangan:

  • Komisinya sangat kecil.
  • Rentan terhadap penipuan, terutama dari iklan yang ditawarkan.

6.      Paid per Search Affiliate Program (PPSe)

Cara kerja sistem ini cukup unik karena menjadikan situs yang Anda miliki berperan seperti sebuah mesin pencari. Anda akan menerima komisi jika ada pengunjung yang melakukan pencarian melalui menu “search box” yang ada di website milik Anda. Yang menarik, ada juga perusahaan yang menawarkan program gabungan jenis jenis affiliate marketing tersebut. Sebagai contoh, Anda akan mendapat komisi jika ada yang mengeklik banner atau tautan dan jika ia juga membeli produk, Anda kembali mendapat komisi. Jadi, jenis mana yang Anda pilih?

Infografis Jenis-Jenis Affiliate Marketing

Mengenal Bisnis Affiliate, Peluang Usaha Online Baru yang Menjanjikan

Seperti pada bisnis lainnya, pemasaran atau marketing merupakan ujung tombak keberhasilan sebuah bisnis online. Berkembangnya bisnis online secara pesat memunculkan banyak peluang usaha baru di bidang marketing, salah satunya adalah sistem affiliate.

Apa Itu Affiliate?

Meski saat ini kian populer, bukan tidak mungkin masih banyak orang yang belum mengenal dengan baik apa yang dimaksud dengan affiliate. Oleh karena itu, sebelum membahas lebih jauh mengenai affiliate, ada baiknya Anda memahami lebih dahulu definisinya.

Dalam bahasa Inggris, affiliate artinya bergabung atau ikatan. Dalam dunia bisnis, affiliate adalah sebuah ikatan kerja di mana Anda menjadi perantara atau penghubung antara produsen dengan konsumennya.

Meskipun sama-sama bertujuan meningkatkan penjualan, reseller dan affiliate memiliki cara kerja berbeda. Resellerharusmenjual produk secara langsung kepada konsumen, sedangkan affiliate bertugas memperkenalkan produk kepada sebanyak mungkin orang dan berhak menerima fee tertentu.

Dalam dunia e-commerce, affiliate menjadi sistem pemasaran yang tumbuh pesat dan sangat diandalkan para pelaku bisnis. Hal ini disebabkan sistem afiliasi mampu memperkenalkan produk – baik barang maupun jasa – kepada banyak orang dalam waktu singkat dan dengan biaya hemat.

Dengan sistem afiliasi, sebuah perusahaan e-commerce dapat menekan pengeluaran karena tidak perlu membayar karyawan setiap bulan untuk memasarkan produknya. Perusahaan hanya wajib membayar komisikepada marketer jika terjadi transaksi sesuai sistem afiliasi yang digunakan.

Cara Menjalankan Usaha Affiliate

Melihat pengertian dan sistem kerja di atas, tak heran jika sistem affiliate menjadi sebuah peluang usaha yang menarik untuk menambah penghasilan. Selain tak perlu mengeluarkan modal berupa uang, sistem ini juga bisa dijalankan dengan sangat mudah.

Prospek usaha affiliate marketing sangat menjanjikan karena bisa memberikan passive income besar dalam waktu relatif singkat. Modal yang Anda perlukan bisa berupa website, blog, akun media sosial, dan bergabung dengan komunitas atau forum online.

Lantas, bagimana cara memulainya? Tentu saja Anda lebih dahulu harus bergabung dengan produsen yang memiliki affiliate program. Caranya, daftarkan diri Anda ke website affiliate untuk mendapatkan tautan. Setelah itu, promosikan tautan tadi di berbagai platform yang Anda miliki.  

Beberapa keuntungan bergabung dengan affiliate program adalah sebagai berikut.

  • Anda tidak perlu mengeluarkan modal untuk bergabung dengan sebuah program affiliate.
  • Sebuah website program afiliasi yang bagus pasti sudah menyediakan sarana dan prasarana untuk memasarkan produk lewat internet yang siap pakai. Cukup meng-copy-paste dan memasukkankode afiliasi, Anda sudah bisa langsung mempromosikan produk.
  • Anda bisa mengetahui statistik penjualan yang sudah dilakukan tanpa harus membeli software sendiri karena sudah disediakan oleh sistem secara gratis.
  • Program pemasaran afiliasi tidak membutuhkan waktu untuk “start up”. Setelah bergabung,Anda bisa langsung memulainya.
  • Proses penjualan dan layanan purna jual seluruhnya menjadi tanggung jawab produsen. Anda hanya menerima fee untuk setiap transaksi yang terjadi.
  • Anda tidak perlu berhubungan langsung dengan pelanggan sehingga tidak perlu dipusingkan jika ada komplain terkait produk yang dipromosikan.

Contoh Affiliate Terbaik di Dalam dan Luar Negeri

Saat ini, banyak sekali situs besar yang menyediakan jasa afiliasi, baik website internasional maupun nasional dan sebagian besar merupakan situs jual-beli online. Berikut ini beberapa contoh affiliate terbaik di dunia dan Indonesia.

1.      Program Afiliasi Lazada

Sebagai salah satu marketplace terbesar di Indonesia, banyak sekali jenis produk yang dijual di situs ini. Untuk menjadi affiliate, Anda sangat disarankan untuk memiliki situs web atau blog karena alat promosi yang digunakan berupa banner dan link.

Kelebihan program afiliasi Lazada adalah memiliki cookie 60 hari. Artinya, jika ada pelanggan yang mengeklik banner iklan Lazadadi blog Anda, cookie akan mengingatnya selama 60 hari. Jika dalam jangka waktu tersebut si pelanggan membeli produk di Lazada, Anda berhak mendapat fee.

2.      Program Afiliasi Ratakan

Dalam hal produk digital, program affiliate yang layak direkomendasikan adalah afiliasi Ratakan. Ratakan merupakan marketplace yang khusus menjual produk digital. Hampir semua produk digital yang banyak dicari orang dijual di sini sehingga prospek Anda sebagai affiliate pun sangat menjanjikan.

3.      Program Afiliasi Domainesia

Jika tertarik untuk memasarkan produk web hosting, Anda bisa bergabung dengan afiliasi Domainesia, salah satu perusahaan web hosting terbesar dan tepercaya di Indonesia. Hanya dengan berjualan hosting dari Domainesia melalui kode afiliasi, Anda bisa menghasilkan uang hingga ratusan ribu rupiah. 

4.      Program Afiliasi Niagahoster

Saat ini, banyak blogger yang makin tertarik untuk membuat blog premium dengan membeli hosting dan domain, salah satunya dariNiagahoster. Dengan komisi 70% untuk penjualan hosting dan 100% untuk VPS, menjadikan affiliate Niagahoster sangat menarik untuk dicoba, bukan?

5.      Program Afiliasi Amazon

Siapa tak kenal Amazon, toko online terbesar di dunia yang sudah beroperasi cukup lama. Bukan hal yang mengherankan jika program afiliasinya pun menjadi salah satu yang terbaik di dunia. Dengan kredibilitas yang sudah diakui, tak ada salahnya Anda bergabung dengan program affiliate Amazon.

6.      Program Afiliasi Clickbank

Clickbank merupakan salah satu marketplace terbesar di dunia yang menjual beragam produk, mulai dari e-book, software, video tutorial, dan lain-lain. Untuk setiap penjualan produknya, Anda akan mendapat komisi cukup menggiurkan, yaitu 30% hingga 80%.

7.      Google Affiliate Network

Tak hanya dikenal sebagai mesin pencari, Google juga bisa dimanfaatkan menjadi “mesin uang”.  Kalau semula orang hanya mengenal Google Adsense, kini ada alternatif lain mendapatkan penghasilan via Google, yaitu melalui Google Affiliate Network.

Ada dua jenis komisi yang bisa dipilih. Pertama, komisi akan diterima jika ada pelanggan yang membeli produk yang Anda promosikan. Kedua, Anda akan mendapat komisi untuk setiap klik pada iklan yang dipasang. Komisi dengan cara pertama lebih besar daripada yang kedua. 

UPDATE: Google Affiliate Network ini sudah ditutup pada tahun 2013 oleh tim Google. Penutupan diumumkan lewat blog program tersebut.

8.      Comission Junction

Jika ingin mendapatkan peluang yang lebih besar menjadi seorang affiliate, website yang satu ini wajib Anda kunjungi karena merupakan marketplace jasa afiliasi. Di sini, banyak sekali vendor atau advertiser yang mendaftarkan perusahaan atau produknya untuk mencari affiliate marketer

Tempat Belajar Affiliate untuk Pemula

Agar bisa sukses menjalankan sebuah bisnis, Anda perlu mempelajari seluk-beluk usaha yang akan dijalankan. Begitu juga jika Anda berminat untuk menjadi seorang affiliate marketer. Terlebih lagi, sebagai seorang pemula, tentu banyak hal yang perlu dipelajari.   

Lalu, di mana tempat belajar affiliate yang tepat bagi pemula? Karena usaha ini berbasis internet, Anda tidak akan kesulitan menemukan mentor atau tempat untuk belajar menjalankan usaha affiliate marketing.

Belajar Affiliate di DuitDariAffiliate.com

Banyak sekali situs yang bisa Anda kunjungi untuk mendapatkan ilmu tentang affiliate, baik berbayar maupun gratis. Anda bisa belajar affiliate melalui bimbingan seorang mentor, dengan cara mengunduh file materi, atau bisa juga melalui video di YouTube. Pilihlah cara yang paling sesuai untuk Anda. Bisnis affiliate memang menarik, tetapi Anda perlu tahu kunci suksesnya. Pelajari dan cobalah produk yang akan dipromosikan, pilih yang paling diminati pasar, dan pastikan Anda memiliki website atau blog. Jangan lupa, isilah dengan konten yang bermanfaat dan menarik. Selamat mencoba!

Meraup Untung dari Affiliate Marketing, Tren Baru Bisnis Online

Sejalan dengan perkembangan teknologi digital, internet marketing menjadi bisnis yang menarik ditekuni dan affiliate marketing adalah salah satu bentuk yang paling populer. Walaupun sangat mudah dijalankan, bisnis inibisa mendatangkan keuntungan besar.

Kelebihan dan Kekurangan Affiliate Marketing

Affiliate marketing adalah sebuah sistem pemasaran dengan cara membayar jasa seseorang setiap kali orang tersebut berhasil menjual barang atau jasa yang diproduksi oleh merchant. Seperti bisnis lainnya, bisnis ini pun memiliki nilai plus dan minus.

Adapun kelebihan dan kekurangan affiliate marketing yang perlu Anda kenali adalah sebagai berikut.

a.       Kelebihan Affiliate Marketing

Menjual produk, baik barang maupun jasa, adalah salah satu bentuk bisnis online yang paling banyak dilakukan. Menjamurnya toko online, e-commerce, dan marketplace membuktikan bahwa berjualan secara online sangat menguntungkan.

Ada beberapa cara yang bisa dipilih untuk berjualan di internet, di antaranya adalah dengan menjadi produsen, reseller, atau affiliate marketer. Dibandingkan kedua cara lainnya, affiliate marketing memiliki banyak kelebihan, yaitu:

  • tidak membutuhkan biaya produksi untuk menghasilkan barang atau menyediakan jasa yang akan dijual;
  • hanya membutuhkan modal kecil berupa komputer yang terkoneksi dengan internet serta beberapa perlengkapan pendukung, seperti software dan lainnya;
  • jangkauan konsumennya sangat luas karena Anda bisa menjual apa saja. Anda tinggal bergabung dengan berbagai macam program affiliate marketing yang ada dan menawarkan produk apa pun, mulai dari barang fesyenhingga produk digital;
  • bisa dijalankan oleh Anda yang tidak memiliki pengalaman di bidang pemasaran. Biasanya, pihak merchant sudah menyediakan materi dan software yang diperlukan untuk menjalankan tugas Anda sebagai seorang affiliate marketer;
  • seluruh pemrosesan pesanan dilakukan oleh pihak merchant/produsen, termasuk biaya-biaya, pengumpulan data, pengiriman barang, dan kompain dari pelanggan;
  • bisnis tetap berjalan selama 24 jam tanpa Anda harus selalu stand by di depan komputer. Bahkan, Anda bahkan bisa mendapatkan penghasilan saat sedang tidur jika ada pelanggan yang melakukan pembelian melalui iklan atau tautan yang terpasang di website Anda; serta
  • memiliki risiko kecil karena jika sebuah produk yang diiklankan tidak mendatangkan pemasukan yang diharapkan, Anda bisa mengganti link affiliate di website atau blog.

b.      Kekurangan Affiliate Marketing

Di samping kelebihannya, affiliate marketing pun memiliki beberapa kekurangan. Namun, tidak berarti Anda harus menghindarinya. Dengan mengetahui kelemahannya, Anda justru bisa menyiapkan langkah-langkah antisipasi untuk mengatasinya. Adapun kekurangan affiliate marketing adalah:

  • pendapatan yang diperoleh sangat tergantung pada pihak lain, yaitu sesuai dengan peraturan yang dibuat oleh pihak merchant ketika Anda mendaftar untuk bergabung menjadi affiliate marketer;
  • tidak memiliki salah satu aset berharga dalam bisnis, yaitu data pelanggan, karena semua sudah ditangani oleh perusahaan.
  • tidak bisa menghindari persaingan ketat dalam hal menjual produk atau jasa yang sama dengan para pesaingnya karena tak dapat melakukan inovasi.

Cara Kerja Affiliate Marketing

Untuk bisa menjalankan sebuah bisnis dengan baik dan mendapatkan hasil maksimal, pastikan Anda menguasai cara kerja bisnis tersebut. Hal ini juga berlaku jika Anda berminat menggeluti bisnis affiliate marketing.

Dalam bisnis ini, Anda sebagai affiliate marketer akan melakukan penjualan melalui tautan unik yang disebut affiliate link yang diberikan oleh merchant. Meskipun setiap perusahaan memilliki ketentuan berbeda, secara umum, cara kerja affiliate marketingadalah sebagai berikut.

a.       Langkah 1

Pilih produk yang ingin Anda promosikan dan perusahaan atau merchant tepercaya yang memberikan fasilitas terbaik. Bacalah penjelasan mengenai ketentuan dan besaran komisi yang akan Anda terima.

b.      Langkah 2

Daftarkan diri Anda sebagai affiliate marketer lalu isilah form pendaftaran sesuai data yang diminta, seperti nama, alamat, telepon, user id, dan sebagainya. Pihak merchant akan mengirimkan e-mail konfimasi dan Anda bisa login ke affiliate area menggunakan Affiliate ID dan password.

c.       Langkah 3

Setelah diterima, Anda akan mendapat affiliate link, yaitu tautan atau URL yang berisi alamat website dan kode afiliasi. Kode afiliasi biasanya terdiri dari angka, huruf, atau kombinasi keduanya dan berfungsi sebagai identitas Anda.

d.      Langkah 4

Gunakan affiliate link tersebut untuk mempromosikan dan memasarkan produk dengan berbagai cara. Anda bisa membuat website atau blog yang khusus mengulas tema yang berkaitan dengan produk yang dipromosikan dan mencantumkan affiliate link di dalam artikel.

Cara lainnya, Anda bisa menempatkan affiliate link di e-mail signature, posting signature, di dalam forum online, dan sebagainya. Jika merchant menyediakan banner iklan, Anda juga bisa memasangnya di website/blog.

e.       Langkah 5

Jika ada pengunjung website Anda yang mengeklik tautan atau iklan yang dipasang, pelanggan akan dibawa ke website milik merchant. Berdasarkan kode affiliate, cookie akan mencatatpelanggan tersebut sebagai konsumen yang melihat produk dari promosi di website milik Anda.

Apabila kemudian terjadi transaksi, pembayaran dari konsumen akan dibagi antara merchant dan Anda sebagai affiliate dengan persentase sesuai ketentuan. Ada juga perusahaan yang memberikan komisi setiap kali ada pelanggan yang mengeklik tautan, meskipun tidak terjadi transaksi.

Ilustrasi Cara Kerja Affiliate Marketing

Meskipun cara kerjanya sederhana, Anda yang ingin menekuni bisnis ini sebaiknya mempelajari seluk-beluk affiliate marketing lebih detail. Di internet, banyak sekali situs yang bisa dijadikan tempat belajar affiliate marketing. Anda bisa mendapat materi berupa file PDF, e-book, atau video.

Contoh Affiliate Marketing Indonesia

Bisnis online di Indonesia terus menggeliat sehingga affiliate marketing juga ikut berkembang. Anda bisa dengan mudah menemukan merchant Indonesia yang menawarkan program ini. Berikut adalah contoh affiliate marketing tepercaya yang terbukti membayar para affiliate-nya dengan baik.

1.      Cafebisnis.com

Cafebisnis menyediakan berbagai macam kelengkapan bisnis online, seperti website, plugin, themes, dan software.

Selain komisi, keuntungan program afiliasi di Cafebisnis adalah Anda mendapat panduan cara membuat website toko online berbasis WordPress, komisi untuk program member get member, upgrade sebagai premium member.

2.      Tiket.com

Website dan Aplikasi yang menjual tiket pesawat, kereta api, hotel, sewa mobil hingga entertainment ternyata juga menawarkan program affiliasi. Komisi yang didapatkan beragam disesuaikan kategori produk/jasa di Tiket.com dan transaksi.

3.      Tipshamil.com

Situs ini menjual produk edukasi berupa buku untuk pasangan suami-istri yang belum dikaruniai anak. Besaran komisi yang diberikan adalah Rp50.160,00 untuk setiap buku cetak atau e-book terjual dan pembayaran akan dilakukan setelah Anda mencapai minimum payout sebesar Rp100.320,00.

4.      Ratakan

Marketplace yang menyediakan produk digital seperti software, video dan ebook. Disini mempertemukan pemilik produk dan affiliate yang memasarkan dan mendapatkan komisi sampai 75%. Selain aneka produk yang dapat dipromosikan, affiliate juga mendapatkan alat promosi lengkap dari link hingga banner, termasuk analytic untuk tracking dan laporan.